Minggu, 27 Oktober 2013

Cinta.

baca : cinta dengan titik
Well, buku ini asli bikin nangis bombay~mungkin karena aku ada di posisi yang sama kayak si tokoh *sejak kapan aku bisa ngomong 'karena ada di posisi yang sama' -_-* . Mungkin kalau aku lagi nggak galau, aku nggak akan nangis pas baca novel ini. Oh btw aku ketemu sama penulis nya, iya Bernard Batubara !!! dapat tanda tangan nya juga :3 . Bernard Batubara itu yang nulis Radio Galau FM , kata hati dan lain-lain, dan novel nya galau-galau :p
Kalau novel yang ini, aku udah baca sampai habis, mungkin udah hampir 10 kali sih. Setting nya di Jogja, waktu aku baca di kampus, terus ada temen ku yang pinjem buat baca bentar, tiba-tiba dia langsung ngomong gini : " Eh di, kamu tau nggak artemy itu di mana ? mahal nggak ? ke sana yuuk" dengan muka yang sumringah banget. Hah ! dia belum tau gue habis berapa waktu makan di sana~terus ada juga yang ngambil setting di kafe-roti , di jalan A.M Sangaji, padahal 3 tahun aku sekolah di sekolah yang terletak di jalan itu, tapi sampai aku lulus dan menjadi maba, kenapa nggak pernah tau ya kalau ada kafe kayak gitu ? ini kafe nya yang mblasuk-mblasuk atau aku nya yang kuper ? -_- . Forget it. Novel ini nyeritain tentang orang ketiga. Iya. Orang ketiga. Beda nya orang ketiga di sini sebagai tokoh utama, sedangkan orang ketiga di kehidupan ku sebagai pengacau dan figuran. Yeah, I'm the third person. Dan udah jelas tokoh utama bahagia dan figuran dicampakkan setelah bisa nyicipin jadi tokoh utama sejenak -_- . Dasar jomblo anget banget~di sini, si Nessa-orang ketiga- jadian sama si Demas, dan si Demas mencampakkan Ivon-pacar pertama- dan mereka berdua happily ever after. Kalau di kenyataan. Aku -orang ketiga- jadian sama si tokoh utama , dia -pacar pertama si tokoh utama- dicampakkan sejenak oleh si tokoh utama, dan akhirnya aku -si fuguran- dicampakkan selamanya, dan dia -si pacar tokoh utama- balik lagi sama si tokoh utama, kampret emang -_- . Tapi kalau aku jadi dia -si pacar pertama tokoh utama- aku nggak akan pernah mau nerima si tokoh utama lagi ! plis banget lah, kayak nggak ada yang lain~
Halaman 163 :
"Mengapa cinta membuat ku mencintai mu ketika pada saat yang sama kau mencintai orang yang bukan aku?" kampret banget sih ya -_- . Nyesek u.u
Halaman 147 :
"Aku ingin mencintai mu dengan sederhana
seperti embun hinggap
di tepian daun dan tanah yang sabar menyambutnya jatuh
Tapi aku ingin melupakan mu
Aku ingin melupakan mu dengan sederhana
sesederhana air mata yang mengalir
sesederhana genggaman tangan yang terlepas
Tapi aku ingin mencintai mu"
Yah dan bla-bla-bla, baca aja sendiri yah~oh ya, temen ku ngga ngerti maksud dari tulisan ini, dia udah baca puluhan kali loh, tapi tetap nggak bisa nangkap arti dari kata-kata yang di atas~
The third person always wrong. Sebenernya ini kenapa jadi sesi curhat colongan ngga penting yah ? -_-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar